Selasa, 17 Maret 2015

Kelebihan dan Kekurangan Blogger dan Wordpress

Blogger.com





Kelebihan :
1. Terintegrasi dengan Google Account. Jika anda memiliki account di gmail atau Google reader, otomatis anda sudah memiliki account blogger.com
2. Proses Sign Up yang mudah.
3. Bisa memasang script AdSense.
4. Panel Kontrol yang sangat sederhana dan mudah dimengerti.
5. Tersedia navigasi dalam bahasa Indonesia.
6. File CSSnya dapat diedit.
7. Navigasi admin sederhana, dan mudah dimengerti : posting, Pengaturan, Tata Letak
8. Ada widget untuk polling
9. Bisa memiliki banyak blog dalam satu account

Kekurangan :
1. Tampilan dashboard terlalu sederhana. kurang fancy
2. Pilihan template bawaan terlalu sedikit, sehingga banyak blog dengan tampilan sejenis. Hey, siapa yang suka menjadi generik?
3. Jika pengunjung hendak memberikan komentar, pengunjung perlu membuka halaman baru. Ini cukup menjengkelkan.
4. Tidak bia melihat statistik pengunjung. jumlah pengunjung, search term yang mereka pakai, dari mana mereka berasal, dan berbagai statistik lain. ( kecuali anda memasang script tracker Google Analytics di widget anda. sedang kami uji coba nih.

Wordpress.com





Kelebihan :
1. Terintegrasi dengan berbagai Produk Automattic lain seperti akismet dan gravatar.
2. Proses Sign up mudah
3. Bisa memiliki banyak blog dalam satu account
4. Fitur My Comments. Jika anda memberikan komentar di blog wordpress.com lainnya, anda dapat mlihatnya di dashboard blog anda
5. Fitur BlogStat. Anda dapat melihat statistik blog anda. Berapa pengunjung yang datang, search term apa yang mereka pakai, Post paling diminati pengunjung, dan lain – lain.
6. Tampilan dashboard blog yang fancy.
7. Tersedia navigasi dalam bahasa Indonesia
8. Template bawaan yang sangat banyak

Kekurangan :
1. Tidak bisa pasang script adsense.
2. Tidak bisa edit CSS. Sebenarnya bisa sih, tapi anda harus upgrade layanan ke versi berbayarnya. 
3. Tampilan dashboard sedikit kompleks.
4. Tidak bisa menambah plugin

Overall, setelah di komparasi, ini kesimpulan kami :
pilih blogger.com, jika :
1. Anda mau memasang Adsense di Blog anda
2. yang penting anda bisa nge-blog, menuangkan apa yang ada di pikiran anda dalam bentuk tulisan; tanpa di pusingkan dengan masalah – masalah teknis

atau pilih wordpress.com jika :
1. Anda menginginkan pengalaman yang “lebih”dalam nge-blog
2. Anda tidak berniat memasang Adsense di blog anda

Istilah Pada Web Hosting

Kapasitas disk - ini adalah jumlah ruang yang tersedia untuk menyimpan halaman website Anda, fi le gambar, e-mail, flash atau file multimedia, dan resource lainnya yang dibutuhkan website Anda.

Bandwidth/Transfer Data - ini adalah jumlah maksimum transfer data pada setiap account. Semakin banyak pengunjung yang Anda miliki, semakin besar transfer data yang diperlukan untuk memuat halamanweb dengan cepat, dan menampilkan semua fi le yang terkait. Transfer data biasanya dalam satuan gigabytes (GB), yaitu miliaran bytes, dan diberikan bulanan. Sebagai contoh, jika pengunjung rata-rata melihat 3 halaman HTML yang masing-masing berukuran 20 KB (ribuan bytes) dengan 8 gambar yang masing-masing berukuran 10 KB, dan mendapatkan 500 pengunjung per hari, maka Anda akan membutuhkan setidaknya (3 * 20 + 8 * 10) * 500 * 30 = 2.100.000 KB = 2,1 GB per bulan. Jika provider web hosting membatasi transfer data setiap bulannya, maka setelah batas tersebut tercapai, Anda akan dikenai biaya ekstra untuk transfer data tambahan yang seringkali harganya tidak murah.

CPU (Central Processing Unit atau Processor) - ini adalah ”otak” dari server web hosting yang memproses permintaan transfer data dan fi le ke browser pengunjung Anda. Shared hosting memiliki tenaga CPU paling sedikit, dan akan memproses halaman web lebih lambat dari virtual server. Virtual server akan lebih lambat dari dedicated server, yang bisa memiliki beberapa CPU.

networkcablingsolutions.net


Memory/RAM (Random Access Memory)- memory adalah kemampuan web server untuk menyimpan data dan mendukung pengaksesan data oleh pengguna. Di sinilah sistem menyimpan aplikasi dan data yang
sedang digunakan. Semakin tinggi memory, semakin banyak program dijalankan pada saat yang sama, dan semakin banyak pengunjung yang ditangani. Support - Anda mungkin berpikir bahwa setiap provider web hosting menawarkan support gratis, tapi ada banyak provider yang mengenakan biaya tambahan untuk
support, atau hanya menawarkan support lewat e-mail yang gratis, sedangkan support lewat telepon dikenakan biaya. Provider web hosting yang bonafi de akan memberikan support 24 x 7.

Alamat IP - alamat IP adalah alamat numerik untuk mengidentifi kasi perangkat pada jaringan atau Internet. Alamat IP statis atau dedicated pada situasi tertentu lebih menguntungkan. Jika ingin menambahkan e-commerce ke website, Anda akan membutuhkan sebuah alamat IP statis, jika ingin memiliki sertifi kat SSL
pribadi untuk memproses kartu kredit. Jika hendak mengubah web server, Anda bisa mengarahkan pengguna ke alamat IP statis daripada menunggu nama domain yang baru. Banyak provider web hosting
menggunakan alamat IP shared atau dinamis untuk semua website di server. Jika salah satu dari website tersebut diblokir oleh search engine atau daftar spam, website Anda akan terpengaruh dan dimasukkan sebagai salah satu pelaku.

SLA (Service Level Agreement) – SLA adalah jaminan ketersediaan, uptime, dan performa untuk website Anda. Jaminan uptime memberikan kompensasi jika uptime layanan tidak memenuhi standar persentase waktu yang tersedia dalam jangka waktu tertentu (biasanya per bulan). Umumnya, provider web hosting memberikan jaminan uptime 99,9%. 

Shared Hosting - menggunakan satu server web hosting untuk website beberapa pelanggan. CPU, memory, dan resource server lainnya digunakan bersama oleh setiap website.

Virtual Hosting - menggunakan satu server web hosting untuk website beberapa pelanggan, tetapi dengan teknologi virtualisasi untuk membuat resource ”pribadi” yang terpisah untuk masingmasing website.

Dedicated Server - menggunakan satu server web hosting untuk website satu pelanggan. CPU, memory, dan resource server lainnya hanya digunakan oleh pelanggan itu sendiri.

Cara Menghapus File Windows Secara Permanen

Cara Menghapus File Windows Secara Permanen

Tahukah kamu, bahwa file yang telah kita hapus dari Windows tidaklah benar-benar terhapus. Pada dasarnya, jika kita menghapus sebuah file atau folder di komputer, maka file tersebut akan terlebih dahulu masuk ke Recycle Bin dan ditampung disana. Nah, sekarang bagaimana jika kamu ingin benar-benar menghapus file atau folder secara permanen tanpa harus masuk ke Recycle Bin dulu?
Ada beberapa cara yang bisa digunakan:
  • CARA 1 - Tekan "SHIFT + DELETE"Ketika kamu menghapus file, jangan hanya menekan tombol DELETE, tapi juga ditambahkan dengan tombol SHIFT. Sehingga kalau digabung menjadi SHIFT + DELETE. Setiap file atau folder yang dihapus menggunakan cara ini akan terhapus secara permanen dan tidak akan mampir dulu ke Recycle Bin.
  • CARA 2 - Setting "Recycle Bin"Alternatif lainnya adalah melakukan setting langsung di Recycle Bin. Caranya, klik kanan di Recycle Bin kemudian pilih Properties.Setelah itu di bagian "Settings for selected location", Kamu bisa pilih parameter mana yang mau di-setting "Local Disk C" atau "Local Disk D", kemudian pilih "Don't move files to the Recycle Bin. Remove files immediately when deleted". Centang juga untuk bagian "Display delete confirmation dialog". Klik - OK / Apply
Dengan salah satu dari kedua cara diatas, file yang kamu hapus akan benar-benar hilang secara permanen dari Windows.